Agustus 2023


Bunda PAUD Tana Tidung, Vamelia Ibrahim memenuhi undangan Direktur Guru PAUD dan Dikmas untuk berbagi praktik baik dukungan penanganan stunting di Tana Tidung. Sebagai Bunda PAUD dan Ketua PKK yang menjadi mitra pemerintah daerah, Vamelia konsen membantu mencapai visi dan misinya. 

"Saya berfokus kepada dua hal yang menjadi tantangan saat ini yaitu stunting dan learning loss. Bahkan ini menjadi isu nasional bahkan dunia saat ini. Namun Tana Tidung yang luasnya sekitar 1,5 kali luas provinsi Yogyakarta menjadi tantangan. Belum lagi  geografisnya beragam. Ada desa yang berada di tepi sungai. Ada yang di pulau. Hanya bisa diakses dengan speedboat. Tidak ada transportasi umum untuk darat di sana" kata Vamelia pada acara podcast Direktorat Guru PAUD dan Dikmas yang dilaksanakan di Hotel Gading Serpong, Tangerang, pada Selasa (29/08/2023)

Dari kondisi ini, Vamelia membuat sebuah inovasi yang disebut BUSAK PAUD. Busak dalam bahasa Tidung artinya bunga. BUSAK singkatan dari Tumbuh Sehat, Aktif, dan Kreatif. Ia berharap dimana pun anak di Tana Tidung ia tumbuh menjadi anak yang sehat. BUSAK PAUD ini merupakan implementasi Pengembangan Anak Usia Dini secara holistik integratif atau dikenal PAUD HI. PAUD HI sendiri merupakan salah satu amanat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

"BUSAK PAUD sebuah program pemenuhan kebutuhan esensial anak oleh berbagai pihak yang secara terukur dan dimonitoring menggunakan teknologi. Sebelumnya saya telah menyalurkan Satu PAUD Satu Laptop. Ini menjadi pendukung dalam pelaksanaan inovasi ini. Di Busak PAUD, guru melaporkan hasil pengukuran tinggi dan berat badan anak yang rutin dilakukan" jelasnya

Dari aplikasi dianalisa kondisi pertumbuhan anak. Bunda PAUD bersama dengan berbagai organisasi perangkat daerah yang telah menandatangani nota kesepahaman PAUD HI bisa mengetahui anak yang tingginya normal dan yang pendek. Di PAUD mana saja yang memiliki anak yang kizinya kurang. Tindakan apa saja yang sudah diberikan oleh pihak terkait. 

"Apakah ada peningkatan pertumbuhan anak dari waktu ke waktu. Itu bisa saya monitoring. Orang tua juga bisa mengakses pertumbuhan anaknya. Sehingga dapat menjadi alat komunikasi. Dengan adanya Busak PAUD, terbangun sinergitas berbagai pihak untuk mewujudkan anak sehat" pungkasnya

 


Anak-anak adalah hadiah dan karunia dari Allah yang kita terima dengan penuh sukacita. Anak adalah amanah atau titipan. Ada tugas dan tanggung jawab kita sebagai orang dewasa untuk memastikan anak mendapat kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Kita harus menyadari bahwa setiap anak punya potensi dan bakat yang unik. Setiap anak berbeda. Tidak bisa disamakan. Inilah esensi dari Kurikulum Merdeka yang mulai diterapkan di seluruh PAUD di Tana Tidung.

"Menyadari hal itu, saya memberikan kesempatan yang sama kepada anak untuk berkembang sesuai bakatnya masing-masing. Anak menunjukkan kreativitas apa pun jenisnya. Di Tana Tidung, ajang ini kita sebut dengan Kid’s Got Talent. Pemenang di tingkat kecamatan akan mengikuti lomba tingkat kabupaten" kata Vamelia saat perayaan Hari Anak Nasional di Kecamatan Tana Lia, pada Senin (21/08/2023). 

Untuk bisa berkembang dengan optimal, lanjutnya, tentu harus dibarengi dengan pertumbuhan yang baik. Tetapi ada satu persoalan serius yang kita hadapi saat ini yaitu stunting. Hasil Survei Status Gizi Indonesia yang dilakukan Kementerian Kesehatan di tahun 2022, prevalensi stunting di KTT mencapai 30,7%. 

Artinya dari 100 anak, ada 30 orang yang mengalami stunting. Penyebabnya anak kurang asupan gizi. Anak yang mengalami stunting tidak hanya badannya pendek. Tetapi juga membuat kecerdasan anak rendah. Ini menjadi hambatan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

"Untuk mengatasi hal ini, saya meluncurkan inovasi BUSAK PAUD. Yaitu Tumbuh Sehat, Aktif, dan Kreatif. Agar anak tumbuh sehat, kami buat gerakan minum susu dan makan telor sekali seminggu. Yang stunting kita akan penuhi sebagian kebutuhan gizinya di PAUD" urainya.

Bunda PAUD Desa mengawal gerakan ini. Tenaga kesehatan memeriksa dan mengukur berat dan tinggi badan anak secara berkala. Guru melaporkan di aplikasi Busak PAUD. Saya bisa monitoring pertumbuhan dan perkembangan anak dari waktu ke waktu. Orang tua juga bisa mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anaknya.








Lomba mewarnai yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2023, Hari Jadi ke-16 KTT, dan HUT ke-78 RI disambut antusias. Sebanyak 150 anak terpilih dari 22 satuan PAUD menjadi peserta.

Bunda PAUD hadir membuka acara didampingi Kabid PAUD Dan PNF, Siti Khotijah; Ketua Aisyiyah KTT, Puji Rahayu; dan Ketua Muhammadiyah KTT, Abdul Jalil. Bunda PAUD pun memberikan hadiah kepada 3 peserta terbaik sejumlah 5 juta rupiah. Ia juga melakukan gerakan minum susu bersama peserta sebelum lomba dimulai.

Kegiatan kerjasama Bunda PAUD Tana Tidung  Aisyiyah, Disdikbud, dan Mahesya Waterpark ini diharapkan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak dengan bermain di wahana rekreasi. Selain itu, lomba mewarnai diharapkan menstimulasi kreatifitas anak.

"Anak adalah pemilik masa depan. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki ialah kreatif. Orang yang kreatif mampu melihat peluang dari setiap tantangan yang dihadapi. Ia selalu punya ide-ide yang orang lain tidak pikirkan" kata Bunda PAUD, Vamelia Ibrahim.

Untuk menjadi kreatif tentu perlu dilatih. Melalui lomba mewarnai, anak berlatih membuat sketsa menjadi gambar yang menarik. Anak berimajinasi dan menggunakan berbagai warna yang melatih anak menjadi kreatif. 

Isteri Bupati Tana Tidung ini pun mengapresiasi atas keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak dibutuhkan dalam membangun kabupaten Tana Tidung.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Tana Tidung, Puji Rahayu mengungkapkan bahwa organisasi yang dipimpinnya terus berupaya berkontribusi dalam pemajuan Upuntaka. Organisasi yang menjadi bagian dari Muhammadiyah ini hadir untuk membantu pemerintah daerah.

"Salah satunya dengan menyelengarakan lomba mewarnai. Selain itu ada berbagai lomba yang diikuti oleh anak dan orang tua. Kita laksanakan di dalam kolam air yang aman bagi anak. Suasana keakraban dan silaturahim pun terbangun" tukasnya.











Stunting menjadi masalah serius yang perlu kita tangani. Stunting menjadi tantangan dalam meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas sebagaimana menjadi misi pertama Bupati dan Wakil Bupati. Hal tersebut dikemukakan Bunda PAUD, Vamelia Ibrahim saat membuka Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Bunda Asuh Anak Indonesia Sehat (BAAIS), pada Jumat (18/08/2023).

Kepada Bunda PAUD Desa dan Kecamatan sekabupaten Tana Tidung yang hadir pada kegiatan yang dihelat dikediaman Bunda PAUD tersebut, Vamelia menegaskan  peran Bunda PAUD disetiap tingkatan sebagai penggerak dalam percepatan penurunan stunting. Penanganan stunting dimulai dari meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang. 

"Kita perlu mengubah pola pikir masyarakat tentang konsumsi makanan. Dari hanya menghilangkan rasa lapar menjadi memenuhi kebutuhan gizi. Tidak cukup dengan memperbaiki pola makan, tetapi juga pola asuh serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih" jelasnya.

Selaku Bunda PAUD bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Tidung terus melakukan upaya percepatan penurunan stunting. Melalui Pokja Bunda PAUD Bidang Kesehatan dan Gizi dibuat sebuah Program Bunda Asuh Anak Indonesia Sehat (BAAIS).

BAAIS merupakan upaya percepatan penurunan stunting dengan Bunda PAUD sebagai penggeraknya. Program ini menyasar siswa dan orang tua di PAUD. Di dalam program ini, Bunda PAUD bersinergi dengan lintas sektor untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Program ini dijalankan dengan 5 aksi.

Yang pertama, Aksi Bunda Asuh Anak Stunting. Bunda PAUD berperan aktif dengan melakukan monitoring dan pendampingan terhadap anak yang mengalami pertumbuhan. Bunda PAUD Desa melakukan pendekatan keluarga secara holistik. Saya mengharapkan Bunda PAUD Desa mengetahui jumlah anak stunting yang sudah mengalami perbaikan ataupun jumlah anak stunting yang baru.

Yang Kedua, Gerakan Minum Susu dan Makan Telor. Semua anak PAUD minum susu dan makan telor yang disediakan setiap seminggu sekali. Dilakukan secara serentak. Misalnya hari senin. Kita berharap, menjadi kebiasaan bagi anak untuk mengkonsumsi makan bergizi protein. Gerakan ini dipadankan dengan Dapur Dahsyat yang dilaksanakan Pemerintah Desa bersama PKK.

Selanjutnya ada Bazar stunting. Kurangnya gizi anak bisa disebabkan karena keluarga ekonomi lemah. Sehingga perlu dibantu dengan menyediakan bahan makanan yang terjangkau. Kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar tersedia makanan bergizi utamanya bagi anak yang mengalami stunting. Di Dinas Kesehatan ada program Safari Gizi. Di Baznas memiliki toko makanan dengan harga murah bagi kaum duafa.

Yang terakhir, Bunda PAUD Sadar BPJS dan KIA. Kita mendorong semua anak masuk PAUD khususnya usia 5-6 tahun. Setelah masuk PAUD, anak didaftarkan KIA oleh Disdukcapil dan BPJS. Pelayanan dilakukan di PAUD. Targetnya semua anak yang lulus dari PAUD memiliki KIA dan BPJS.

"Bunda PAUD Desa diharapan menjadi penggerak BAAIS di desanya masing-masing. Lakukan pengawasan dan pendampingan ke satuan PAUD. Berikan motivasi kepada keluarga stunting untuk memperbaiki pola asuh. Saya akan melakukan monitoring pelaksanan program ini. Baik secara langsung melalui kunjungan maupun melalui aplikasi BUSAK PAUD. Apresiasi akan diberikan kepada Bunda PAUD Desa yang terbaik dalam pelaksanaan program ini" harapnya.




Vamelia Ibrahim, Bunda PAUD Tana Tidung didampingi Bupati Tana Tidung mengenalkan produk lokal Tana Tidung kepada Direktur Guru PAUD dan Dikmas Kemdikbud Ristek RI didampingi Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Utara dan Kepala BGP Provinsi Kalimantan Utara usai memaparkan upaya percepatan akses PAUD Berkualitas dan penurunan stunting, di Hotel Galaxy Tarakan, pada 02/08/2023.


Pemda Tana Tidung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang Tingkat Lanjut di Kota Tarakan. Kegiatan kerjasama lembaga penyelenggara diklat APPAUDI Jawa Timur tersebut diikuti  40 guru PAUD yang telah lulus diklat berkenjang tingkat dasar.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Tana Tidung, Direktur Guru PAUD dan Dikmas Kemdikbud Ristek, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara, dan Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Utara. Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Tana Tidung memaparkan program prioritas untuk melakukan akselerasi akses PAUD Berkulitas di Tana Tidung.


“Mulai dari Program PAUD Pra SD. Saya minta Pak Bupati terbitkan Perbup PAUD Pra SD sebagai pedoman dalam penyelenggaraan PAUD satu tahun pra Sekolah Dasar. Satu PAUD Satu Laptop. Setiap PAUD mendapatkan 1 laptop untuk administrasi sekolah dan pembelajaran" urainya.


Vamelia melanjutkan, ada program Satu Desa Satu PAUD. Semua Desa didorong memiliki PAUD. Lalu program PAUD Inovatif. Semua PAUD harus punya inovasi untuk meningkatkan kualitasnya. Alhasil, tahun lalu guru dan kepala sekolah PAUD Tana Tidung menjadi yang terbaik pada ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Inspiratif yang diselenggarakan Kemendikbud. 


"Kemudian, Guru Bahagia. Kenapa disebut guru bahagia karena kita naikkan insentifnya dari 450 ribu menjadi 1 juta kalau sarjana. Guru yang lagi kuliah diberikan beasiswa. Kita juga berikan pelatihan di KTT dan diluar daerah. Seperti yang dilaksanakan hari ini” jelasnya pada Rabu 02/08/2023.


Lebih lanjut Vamelia Ibrahim juga mengatakan pemerintah memberikan BOP Daerah susuai akreditasi satuan PAUD dan melakukan ajang Kid's Got Talent sebagai upaya mendukung merdeka belajar di Tana Tidung.


“Ada BOP Daerah yang diberikan sesuai akreditasi yang akreditasi A mencapai 1 juta per siswa. Di Tana Tidung juga kami melakukan ajang Tana Tidung Kids Got Talent. Ini sebagai bentuk merdeka belajar di Tana Tidung. Anak diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kreativitas apapun jenisnya” tambah Vamelia.


Dengan adanya program prioritas yang dilaksanakan, Vamelia mengungkap keberhasilan yang telah dicapai. “Anak usia 5-6 tahun di PAUD sekarang sudah 79,5%. KTT tertinggi di Kaltara. Guru PAUD Formal yang S1 kita juga meningkat. Sekarang sudah 68%. Tahun ini bukan hanya ada beasiswa S1 tetapi S2. Selanjutnya akreditasi PAUD sekarang sudah 55%” sambungnya.


Di tahun 2023, Vamelia meluncurkan inovasi baru yaitu Busak PAUD yang dalam bahasa Tidung berarti bunga PAUD. Busak merupakan akronim dari tumbuh sehat, aktif, dan kreatif. Melalui busak PAUD, diharapkan terbangun sinergitas lintas sektor dalam pemenuhan kebutuhan esensial anak.


Melalui Busak PAUD, Vamelia dapat memonitoring secara reguler pertumbuhan dan perkembangan anak. Guru bekerjasama tenaga kesehatan melakukan pengukuran dan penginputan data pada aplikasi. Aplikasi mengolah data dan menyajikan berupa  grafik serta interpretasinya sehingga diketahui anak yang mengalami hambatan pertumbuhan. 


"Anak yang mengalami hambatan pertumbuhan ini diberikan intervensi yang sesuai oleh berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Baznas, dan lainnya. Orang tua pun dapat mengetahui pertumbuhan anaknya dan intervensi yang telah diberikan. Kita berharap, angka stunting di Tana Tidung menurun" pungkasnya.


.









Sejumlah 20 Guru dan Kepala Sekolah PAUD Tana Tidung mengikuti Bimbingan Teknis Calon Pelatih (BCP) Diklat Berjenjang Tingkat Dasar di Kota Tarakan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD melalui Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Utara pada -7 Agustus 2023.  

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Ristek RI. Belaiu mengemukakan bahwa kegiatan ini merupakan Program Percepatan Penurunan Stunting yang diamanatkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

Ia berharap agar ilmu yang dilatihkan dapat diterapkan dan diimbaskan kepada guru lainnya sehingga dapat berkontribusi dalam menurunkan angka stunting . 






MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget